Mengenal Atribut File pada OS Windows

   Atribut file digunakan oleh sistem operasi untuk memisahkan tipe-tipe file. Setiap file di windows mempunyai atribut tersendiri sesuai dengan kepentingan file tersebut terhadap sistem. Misalnya, tipe file yang tidak boleh dihapus oleh user diberi attribut system, atau tipe file yang tidak bisa diubah diberi atribut read only.

Berikut beberapa Atribut file yang digunakan pada sistem operasi windows :

1.Archive
Atribut arsip digunakan oleh berbagai program salinan cadangan dan file sebagai petunjuk mengenai apakah file perlu didukung. File dengan atribut archive akan ditampilkan seperti file dengan atribut lain. Atribut ini berguna sebagai penanda bahwa file ini merupakan backup copy dari file yang asli.

2.Hidden
File dengan atribut Hidden akan disembunyikan secara langsung pada windows explorer. Kita harus merubah atributnya (menghilangkan atribut hidden) atau mengubah pengaturan pada folder options untuk menampilkan kembali file-file ber-atribut hidden  agar dapat ditampilkan pada windows explorer. File dengan atribut hiden tetap dapat dibaca dan dirubah isinya (Read-Write).

3.ReadOnly
File dengan atribut Read Only hanya dapat dibaca namun tidak dapat dirubah isi filenya. Untuk mengedit file beratribut ini kita harus  menghilangkan atribut Read Only pada file tersebut. Atribut ini berguna untuk melindungi keaslian file agar tidak dapat dimodifikasi.

4.System
File dengan atribut system akan disembunyikan dengan prioritas yang lebih diutamakan daripada file dengan atribut hidden. Atribut file system ini  sering juga disebut super hidden.
 File dengan atribut system dianggap sebagai file yang dibutuhkan untuk kelangsungan berjalannya sistem pada windows sehingga keberadaannya harus dilindungi/disembunyikan dengan aman agar tidak terhapus oleh user.