5 CMS Open Source Terbaik Untuk Pembuatan Website

       CMS , sebagaimana dilansir dari wikipedia merupakan singkatan dari  Content Management System adalah perangkat lunak yang digunakan untuk menambahkan atau memanipulasi (mengubah) isi dari suatu situs web. Umumnya, sebuah CMS terdiri dari dua elemen yakni :
•    aplikasi manajemen isi (Content Management Application, CMA)
•    aplikasi pengiriman isi (content delivery application, CDA)

       Singkatnya begini CMS adalah sebuah software atau perangkat lunak yang memudahkan kita untuk membuat dan mengembangkan sebuah website. Dulu sebelum keberadaan CMS , proses pembuatan website membutuhkan waktu yang lama dan biaya yang mahal. Selain dulu sebelum CMS ditemukan hanya orang-orang yang memiliki kemampuan bahasa pemrograman web saja yang bisa membuat sebuah website.
   Dengan ditemukannya CMS , setiap orang yang berkeinginan memiliki sebuah situs web di intenet bisa membuatnya dengan mudah, hanya perlu mempelajari sedikit mengenai tata cara pengembangan website dengan CMS yang digunakan. Selain itu , dengan CMS kita bahkan tidak terlalu sibuk mengurus keamanan dan tema yang akan digunakan untuk web. Hal itu semua sudah diurus oleh developer CMS.
     CMS ada yang bersifat opensource (gratis) dan ada juga yang berbayar. Semua tentu punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sebenarnya di internet banyak sekali bertebaran CMS gratis yang bisa digunakan untuk membuat website, akan tetapi pada artikel kali ini saya hanya akan menjelaskan 5 CMS Open Source untuk membuat website.


1. Joomla
       Dikenal juga dengan CMS sejuta umat :) , CMS ini telah banyak digunakan oleh berbagai instansi di Indonesia mulai dari ; sekolah , perusahan , hingga website lembaga pemerintahan. CMS open source ini ditulis dengan bahasa pemrograman PHP dengan dukungan database MySql/MySqli. Joomla mempunyai banyak sekali template dan modul gratis yang bisa digunakan.




2. Wordpress
       CMS wordpress berasal dari layanan blogging gratis dari wordpress.com , CMS ini kemudian berkembang pesat dan membuat CMS yang bisa dikustomisasi sendiri. CMS ini bisa di download pada situs wordpress.org . CMS Wordpress banyak dianggap sebagai saingan terdekat Joomla. CMS Wordpress dan  CMS joomla sama-sama mempunyai dukungan komunitas yang luas.  Menurut saya CMS wordpress ini lebih simple dan lebih mudah untuk dikustomisasi jika dibandingkan dengan CMS Joomla.


3. Drupal


Drupal merupakan CMS yang dibangun dan dirancang oleh Dries Buytaert, launching perdana Drupal pada Januari 2001 dan didistribusikan di bawah lisensi GPL.

Drupal dibuat dengan bahasa pemrograman PHP dan dapat dipasang pada berbagai jenis database.

CMS Drupal dapat digunakan untuk membuat berbagai jenis website seperti: Portal Web Komunitas , Forum Diskus , Website Perusahaan ,Website Personal atau Blog , Aplikasi Komersial E-commerce , Situs Jejaringan Sosial , Portal berita (Newsletter) dan lainnya.

Walaupun tidak sepopuler Joomla dan Wordpress , tapi CMS Drupal memiliki fitur yang tidak kalah dengan CMS lainnnya.

4. Concrete5
 Concrete5  meskipun tidak sepopuler  3 CMS yang telah disebutkan diatas, Akan tetapi Concrete5  mempunyai kelebihan tersendiri yaitu;  Concrete5 dirancang untuk kemudahan penggunaan, khususnya untuk pengguna dengan keterampilan teknis minimal. Dengan demikian Concrete5 bisa digunakan sebagai alternatif dalam pembuatan sebuah website.
Concrete5  juga ditulis dengan bahasa pemrograman PHP.





5. SilverStrip

      CMS yang satu ini punya kelebihan tampilannya yang sederhana dan navigasinya yang mudah dimengerti , sama halnya dengan Concrete5 , SilverStrip juga bisa dijadikan sebagai alternatif untuk pengembangan sebuah website. SilverStrip sendiri juga tidak akan kalah powerfull jika bersaing dengan Joomla maupun Wordpress.