Sejarah Keyboard Qwerty

   Keyboard QWERTY,,, pernah mendengar nama ini sebelumnya...? ya.. ini adalah sebuah layout keyboard yang banyak dipakai saat ini baik pada komputer , laptop maupun pada ponsel pintar.  Seperti namanya Qwerty,, susunan huruf pada keyboaard ini diawali dari huruf Q,W,E,R,T,Y .


   Ide layout keyboard QWERTY sendiri pertama kali dicetuskan oleh Christopher Latham Sholes seorang editor surat kabar yang tinggal di Milwaukee, Amerika Serikat.  Pada  bulan Oktober 1867, Christopher L Sholes mengajukan aplikasi paten untuk mesin ketik pertama buatannya dengan dibantu oleh dua orang rekannya  Carlos Glidden dan Samuel W. Soule.
   Layout Keyboard QWERTY menjadi semakin populer dengan kehadiran mesin ketik pertama bernama Remington No. 2 pada 1878 yang menampilkan huruf besar dan huruf kecil (upper and lower case letters). Mesin ketik ini sudah dilengkapi dengan tombol shift.

   Sebelum penyusunan layout keyboard QWERT sebenarnya ada prototype layout keyboard yang memungkinkan kita untuk mengetik lebih cepat , akan tetapi pengetikan secara cepat ini akan menimbulkan masalah pada masa itu,sehingga disusunlah layout keyboard QWERTY yang disengaja untuk memperlambat proses pengetikan. Permasalahan pengetikan secara cepat waktu itu sebenarnya lebih dikarenakan  mesin ketik yang digunakan pada waktu itu masih manual, sehingga membuat pengetikan secara cepat akan menimbulkan masalah pada mesin ketik. Masalahnya terdapat pada batang-batang huruf atau slug yang menghentak pita bisa itu mengalami kegagalan mekanik, yang lebih sering diakibatkan karena batang-batang itu saling mengait (jamming) ketika ditekan begitu cepat.

 Pada tahun 1973 susunan Layout Keyboard QWERT ini diresmikan sebagai keyboard standar ISO (International Standar Organization). Sehingga banyak komputer menggunakan layout QWERTY ini sebagai  input standard keyboard.

   Pada masa sekarang sebenarnya ada beberapa  susunan standar keyboard yang dipakai,diantaranya ASK (American Simplified Keyboard) atau yang lebih umum disebut DVORAK yang ditemukan oleh Dr. August Dvorak sekitar tahun 1940.

    Walaupun dari  hasil penilitian yang dilakukan saat itu, susunan layoout Keyboard DVORAK memungkinkan untuk mengetik dengan lebih cepat dan efisien daripada QWERTY. Namun dominasi penggunaan keyboar QWERTY  tetap tak terkalahkan. Hal ini wajar terjadi mengingat banyaknya pengguna keyboard QWERTY yang tentunya sulit untuk beralih pada layout keyboard lainnya.